Menu

Bupati Kudus : Gusjigang Sebagai Pendidikan Karakter

  
Bupati Kudus : Gusjigang Sebagai Pendidikan Karakter

SIMPANG5TV.COM Bupati Kudus HM. Tamzil menegaskan kembali, pada momen Hari Santri Nasional ini, masyarakat Kudus selalu menerapkan prinsip Gusjigang (bagus, ngaji, dagang), demi terwujudnya Kudus yang Religius, Modern, Cerdas dan Sejahtera. Disampaikannya dalam Pengajian Umum Hari Santri Nasional di alun-alun simpang tujuh, Kamis malam (25/10). Pengajian tersebut diisi oleh Al Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, KH. Ulil Albab Arwani, KH. Taj Yasin Maimoen, KH. Ahmad Nadlif Abdul Mujib, Lc. ME., KH. Arifin Fanani dan dihadiri pula oleh Wakil Bupati HM. Hartopo berserta unsur Forkopinda berserta ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Bupati Tamzil, menekankan kembali pentingnya penerapan falsafah Gusjigang dalam menghadapi permasalahan kehidupan global, seperti lunturnya budaya luhur dan jati diri bangsa. Untuk itu, dia mengajak masyarakat Kudus untuk menerapkan prinsip Gusjigang demi terwujudnya Kudus yang lebih baik. “Marilah dalam momentum hari santri nasional ini, menerapkan Gusjigang sebagai pendidikan karakter masyarakat Kudus demi terwujudnya Kudus religius, modern, cerdas, dan sejahtera,” ungkapnya.

Al Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, dalam rangka Hari Santri Nasional mengajak jamaah yang hadir untuk memperbanyak sholawat dan doa untuk kesatuan dan persatuan NKRI. “Mudah-mudahan NKRI selalu dalam lindungan Allah, mari malam ini kita perbanyak sholawat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pengumpulan sumbangan untuk Palu dan Donggala. Dengan diiring sholawat, diharapkan ikhtiar tersebut dapat meringankan korban bencana gempa dan tsunami. Dana yang terkumpul malam itu sebesar Rp. 24.607.000, adapun sebelumnya dari LAZISNU dan LPBI-NU sebesar Rp. 195.348.631 dan 100 Riyal. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional